ESPORTFUN88'

ESPORTSFUN88.COM – 5 Turnamen Esports dengan Hadiah Terbesar di Indonesia. Mendengar turnamen game online dengan hadiah jutaan rupiah saja sudah sangat heboh. Namun, sekarang ini sudah dianggap biasa saja karena banyak turnamen dengan hadiah yang sangat fantastis mencapai milyaran rupiah.

Turnamen esports apa sajakah yang memberikan hadiah terbesar di Indonesia?

GESC: Indonesia Dota 2 Minor(Total Hadiah Rp4.300.000.000)

Berbicara tentang hadiah, Dota 2 memang rajanya. Meskipun secara jumlah pemain mungkin kalah dari MOBA di smartphonegame yang satu ini masih menawarkan hadiah terbesar, apalagi di turnamen resmi Dota Pro Circuit.

Tahun 2018, Jakarta terpilih menjadi salah satu kota tempat penyelenggaraan turnamen Dota 2 Minor. Sesuai aturan Dota Pro Circuit, turnamen Minor haruslah memiliki hadiah senilai minimal US$300.000 atau sekitar Rp4,3 miliar. Turnamen yang digelar di ICE BSD pada bulan Maret 2018 ini dimenangkan oleh Evil Geniuses.

Mobile Legends Professional League (MPL) Season 4(Total Rp4.250.000.000)

Selain menjadi turnamen dengan hadiah terbesar tahun 2019, Mobile Legends Professional League (MPL) Season 4 juga menjadi liga esports pertama di Indonesia yang menggunakan sistem franchise league. Itu artinya, setiap tim yang hendak bertanding harus ikut menyumbangkan dana investasi.

Baca Juga :  Pertempuran 3 Musim Pass Call Of Duty Modern Walfare Season 3

Dalam kasus ini, delapan tim yang tertarik untuk bermain di MPL Season 4 harus membayarkan dana Rp15 miliar. Meskipun sempat menuai pro dan kontra, MPL Season 4 tetap berjalan. Delapan tim yang bertanding antara lain Alter Ego, Aura, Bigetron, EVOS Esports, Geek Fam ID, Genflix Aerowolf, ONIC Esports, dan RRQ.

Berbentuk liga, MPL Season 4 berlangsung selama delapan Minggu, mulai pada 23 Agustus sampai 13 Oktober 2019. Pertandingan musim reguler diadakan di XO Hall, Tanjung Duren sementara babak final diadakan pada 26-27 Oktober 2019 di Tennis Indoor Senayan.

AOV Star League Season 2 (Total Hadiah Rp2.600.000.000)

Arena of Valor di bawah naungan Garena sangat aktif dalam menjalankan kompetisi esports. Dalam satu tahun saja, mereka telah menggelar empat turnamen berskala nasional, yaitu AOV Star League (ASL) Season 1 dan 2, serta AOV National Championship (ANC) Season 1 dan 2. Ini masih ditambah berbagai turnamen resmi skala kecil di berbagai penjuru nusantara, misalnya XL Axiata Digifest.

Baca Juga :  Serba-Serbi Turnamen ESL ONE Los Angeles 2020

ASL Season 2 adalah sorotan utama, dengan total hadiah Rp2,6 miliar. Digelar setiap hari Selasa dan Kamis, turnamen ini dimulai sejak September 2018 dan selesai pada Januari 2019. Tujuh tim pilihan bertanding dalam kompetisi ini, salah satunya adalah Headhunters yang baru bergabung di Season 2.

 

SEACA 2019 (Total Hadiah 400.000.000)

SEACA pertama kali diadakan tahun lalu. Tahun ini, UniPin Esports kembali menggelar SEA Cyber Arena (SEACA) . Kompetisi tersebut diklaim sebagai kompetisi terbesar di Asia Tenggara. SEACA diadakan di Balai Kartini pada 8-10 November 2019. Ada empat game yang akan diadu, yaitu Dota 2, Free Fire, Player Unknown’s Battleground (PUBG) Mobile, dan Tekken.

SEACA menawarkan total hadiah Rp2,4 miliar. Kompetisi ini menggunakan sistem terbuka, yang berarti semua tim dan pemain, tak peduli apakah mereka pemain profesional atau amatir, boleh ikut serta dan memiliki kesempatan untuk menang.

Baca Juga :  ESL One Rio 2020 Minor, Bagaimana Dengan Tim Indonesia?

Point Blank National Championship 2018 (Total Hadiah Rp2.200.000.000)

Melihat dominasi PUBG Mobile dan Mobile Legends di Indonesia, mungkin cukup mengejutkan bahwa peringkat tiga turnamen esports berhadiah terbesar ternyata dipegang oleh game Point Blank. Tahun ini, Point Blank National Championship (PBNC) digelar bersamaan dengan dua turnamen lain, yaitu Point Blank School Competition (PBSC) dan Point Blank Ladies Championship (PBLC). Hadiah yang ditawarkan pun dua kali lebih besar dari PBNC 2017 yang “hanya” 1 miliar rupiah.

RRQ Endeavour keluar sebagai juara PBNC 2018, dan berhak mewakili Indonesia untuk bertanding di Point Blank International Championship (PBIC) 2018, Seoul, Korea Selatan. Performa mereka di PBIC pun sangat mengesankan. Setelah menempati posisi juara Grup A, RRQ Endeavour meraih juara dua PBIC 2018, hanya kalah dari tim asal Thailand yaitu Signature.PB.

Setelah melihat total hadiah yang ditawarkan, apakah kalian berminat untuk jadi atlet esport? Kalian harus banyak berlatih ya, mungkin tahun ini  hadiahnya bisa dibawa pulang oleh kalian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here