ESPORTFUN88'

ESPORTSFUN88.COMTurnamen DOTA 2 musim 2019/2020 yang dinantikan oleh para penggemar DOTA 2 sudah bergulir. Salah satu turnamen yang paling dinantikan adalah Dream League DOTA 2. Turnamen yang sudah memasuki musim ke-13 ini menjadi salah satu seri turnamen DOTA 2 yang memiliki hadiah besar dan diikuti oleh berbagai tim-tim profesional dari seluruh dunia.

Mengenal Dream League DOTA 2 Season 13

Dream League adalah sebuah turnamen DOTA 2 yang diselenggarakan oleh DreamHack, sebuah penyelenggara turnamen DOTA 2 yang sudah berpengalaman. Menggandeng CORSAIR, salah satu produsen perlengkapan komputer, DreamHack menyelenggarakan seri turnamen Dream League yang diselenggarakan setiap tahunnya. Tahun ini, Dream League sudah memasuki musim ke-13 yang digelar pada tanggal 18-26 Januari lalu.

Dream League dimulai pada tahun 2013 lalu dengan tajuk Dream League Kick-Off Season. Pada awal digelarnya turnamen, jumlah peserta saat itu hanya 6 tim dengan hadiah yang diperebutkan sebesar USD 50.000. Namun, pada musim ke-13-nya, Dream League menjadi salah satu turnamen besar dengan 16 tim yang memperebutkan uang sebesar USD 1.000.000. Tahun ini, Team Secret menjadi juara dari turnamen yang digelar di Leipzig, Jerman.

Baca Juga :  Berikut Ini 5 Hero Terbaik Arena Of Valor

Format dan Jalannya Turnamen

Turnamen Dream League DOTA 2 menggunakan format turnamen DOTA 2 pada umumnya dengan 15 tim peserta yang mengikuti kualifikasi regional. 3 tim dari regional Eropa, China, dan Asia Tenggara serta 2 tim masing-masing dari CIS dan Amerika berhak untuk lolos ke dalam fase grup. 1 tim lainnya merupakan pemenang dari turnamen WePlay! Bukovel Minor 2020.

Fase grup turnamen digelar pada tanggal 18 dan 19 Januari. 16 tim terbagi menjadi 4 grup dengan 2 peringkat teratas berhak lolos ke fase Play-off dan menempati bracket atas. Sementara 2 tim terbawah menempati bracket bawah. Pada pertandingan final, Team Secret berhasil keluar sebagai juara.

Profil Beberapa Tim Peserta

Pada turnamen tahun ini, ada total 16 tim peserta yang mengikuti Dream League. Tim-tim yang berhasil lolos ke dalam fase grup merupakan tim-tim kuat yang sudah dikenal. Tim-tim kuat yang langganan sebagai juara juga turut serta berpartisipasi. Berikut ini profil beberapa tim peserta turnamen Dream League musim ke-13.

Baca Juga :  Tips dan Trik Bermain Game Dota 2 untuk Pemula

1. Alliance

Alliance adalah sebuah tim yang dibentuk oleh dua orang bernama Team Razer dan Alex Garfield pada bulan April tahun 2013 lalu. Tim yang bermarkas di Swedia ini termasuk ke dalam salah satu tim yang disegani dan menjadi bagian dari tim DOTA 2 terbaik di Eropa. Banyak prestasi yang sudah diraih oleh Alliance. Namun sayangnya, pada Dream League tahun ini mereka hanya mampu finis pada peringkat 4.

2. Vici Gaming

Vici Gaming merupakan tim yang dibentuk pada tanggal 21 Oktober 2012 dan berasal dari negara China. Mulanya tim ini tidak memiliki pemain profesional yang berpengalaman. Namun dengan seiring berjalannya waktu, Vici Gaming menjelma sebagai tim yang berprestasi dan ditakuti lawan-lawannya. Total ada sembilan prestasi yang pernah diraihnya termasuk menjadi juara dalam Dream League season 11.

Baca Juga :  Tips Bermain CS GO Generator Bagi Pemula

3. Evil Geniuses

Evil Geniuses atau yang dikenal juga dengan sebutan EG adalah sebuah tim game profesional yang cukup tua. Dibentuk pada tahun 1999, tim yang berasal dari negara Amerika Serikat ini dikenal memiliki pengalaman banyak dalam berbagai turnamen. EG memiliki segudang prestasi yang sudah diraihnya dari berbagai turnamen DOTA 2. Pada turnamen Dream League tahun 2020 kemarin, EG berhasil meraih posisi runner-up.

4. Team Secret

Team Secret menjadi salah satu tim kuat dalam DOTA 2. Berbagai macam prestasi sudah ditorehkan oleh Team Secret. Terakhir, mereka berhasil menjuarai Dream League DOTA 2 setelah mengalahkan Evil Geniuses dengan skor ketat 3-2 pada partai final.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here