ESPORTFUN88'

ESPORTSFUN88.COM, Pembaruan Matchmaking Dota 2 – Di artikel ini kita akan membahas hubungan antara Matchmaking Solo dan Competitive Dota, dan juga Valve telah membuat langkah maju yang berani untuk memperkuat hubungan tersebut. Mari selami secara mendalam apa arti pembaruan matchmaking Dota 2 ini bagi para newbie dan para pemain Dota yang kompetitif secara umum.

Permasalahan yang timbul sebelum mengalami pembaruan Matchmaking Dota 2

Banyak pemain yang menyatakan bahwa MMR hanyalah angka dan peringkat atau medal seseorang tidak memberikan indikator yang akurat tentang seberapa baik seseorang dalam bermain. Contohnya seperti seorang support spammer di braket 7k kemungkinan memiliki kemampuan core Midlane di braket 4k, begitupun sebaliknya. Contoh ini memang terasa sangat memilukan, tetapi banyak analis game yang setuju dengan contoh tersebut.

Dota 2 sangat rumit, ditambah dengan memiliki angka yang menjadi indikator kemampuan setiap pemain di setiap aspek yang ada di Dota 2. Masalah terbesar dari pembaruan matchmaking Dota 2 ini adalah untuk para newbie, terutama untuk mereka yang peringkatnya lebih rendah. Mereka harus benar – benar berjuang agar bisa memperoleh tambahan 25 MMR untuk meningkatkan MMR dan medal mereka.

Baca Juga :  Cara Mendapatkan Event Pulsa AOV Bagi Para Gamers

Jika Anda memenangkan sebuah turnamen amatir, maka Anda akan menjadi juara liga yang tidak ada seorang pun yang peduli kecuali diri anda sendiri dan tim seperjuangan.

Secercah cahaya yang muncul setelah pembaruan matchmaking Dota 2

Dota adalah permainan yang sangat kompleks, sehingga beberapa skill atau keterampilan yang dapat di peroleh seorang pemain yakni skill last hit, jungle yang efisien, movement yang efisien, ganking, pertarungan tim, komunikasi dan lain – lain. Namun sayangnya, dari sudut pandang Valve dalam pembaruan matchmaking Dota 2 yang penting adalah jika Anda menang atau kalah.

Valve tidak peduli berapa banyak wards yang kamu tempatkan, berapa banyak kill yang kamu dapat, atau berapa banyak creep yang kamu pull dan stack. Setelah pembaruan ini pun, mereka masih tidak peduli, tetapi setidaknya mereka telah mengambil pendekatan baru untuk mengukur keterampilan Anda melalui pembaruan matchmaking Dota 2 tersebut.

Baca Juga :  Sejarah Game Online dan Jenisnya, Sudah Tau belum?

Sebelum mengalami pembaruan matchmaking Dota 2, MMR pemain dipecah menjadi MMR Solo dan MMR Party. Masalah dengan MMR Party adalah bahwa itu tidak lagi berguna setelah medal Divine, yakni sekitar 5k MMR atau lebih, jadi sama sekali tidak ada nilai di dalamnya untuk digunakan oleh tim profesional.

Jika kebetulan seorang pemain memiliki MMR party 9k, maka tidak akan ada seorang pemain pun yang akan toxic. MMR Party adalah upaya Valve untuk menyatukan para pemain, sampai di sebuah pembaruan matchmaking Dota 2 di mana Valve telah membagi kembali MMR menjadi Support dan Core MMR.

Jangan banyak berharap mengenai pembaruan matchmaking Dota 2

Dalam dunia yang sempurna, Valve dapat menerapkan sistem pembaruan matchmaking Dota 2 yang melibatkan perhitungan kinerja Anda dalam penggunaan last hit, curve yang efisien, movement yang efisien dll, daripada jika Anda menang atau kalah.

Baca Juga :  Industri E-sports Indonesia di Tahun 2020

Sayangnya, kita tidak hidup di dunia yang sempurna, jadi Valve mengambil rute yang jauh lebih sederhana melalui pembaruan matchmaking Dota 2 nya, untuk membuat MMR lebih akurat berdasarkan skill pemain. Di masa lalu, pemain hanya memilih semua pilihan, lalu menekan Find Match saja.

Beberapa tahun selanjutnya, Valve menerapkan pembaruan matchmaking Dota 2 melalui fitur peran peringkat yang eksklusif untuk Dota +. Peran yang diberi peringkat memberi Anda kemampuan untuk memilih peran Anda sebelum mengantri, dengan harapan mengurangi konflik sedari tahap pemilihan atau picking hero. Anda dapat memilih antara Mid, Carry, Offlane, Safelane atau bahkan Support hero.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here