ESPORTFUN88'

ESPORTSFUN88.COM, Mengenal Hansel BnTeT Ferdinan, Anggota Tim Gen G Indonesia – Game Counter Strike atau yang sering disingkat dengan CS merupakan salah satu game online yang sangat populer di Indonesia. Dengan mengeluarkan versi Counter Strike: Global Offensive, banyak bermunculan pemain-pemain profesional CS:GO dari seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Salah satunya bernama BnTeT yang menjadi satu-satunya anggota Tim Gen G Indonesia.

Mengenal Tim Gen G

Tim Gen G merupakan salah satu tim game profesional asal Amerika Serikat yang didirikan pada tahun 2017 lalu. Tim Gen G memiliki berbagai divisi game mulai dari Counter Strike: Global Offensive, League of Legends, PUBG, dan sebagainya. Divisi game Counter Strike: Global Offensive dari Tim Gen G baru dibentuk pada 2019 lalu.

Meski baru dibentuk pada bulan Desember tahun 2019, bukan berarti Tim Gen G menjadi tim kelas bawah. Justru sebalknya, berbagai kejuaraan sudah dimenangkan oleh tim asal Amerika ini. Saat ini Tim Gen G memiliki 5 anggota yakni: Autimatic, Koosta, S0m, dan BnTeT. Nama terakhir tersebut adalah pemain Counter Strike: Global Offensive profesional asal Indonesia.

Baca Juga :  5 Game RPG Online Terbaik Hingga Saat Ini

Perjalanan Kariri BnTeT, Anggota Tim Gen G Indonesia Satu-Satunya

Bagi yang sudah lama bermain Counter Strike: Offensive Global tentu sudah tidak asing dengan BnTeT ini. Pemain profesional asal Indonesia ini memiliki karir yang sangat cemerlang dalam dunia game Counter Strike: Global Offensive. Berikut ini adalah profil BnTeT yang sukses menjadi anggota tim Gen G Indonesia satu-satunya.

BnTeT memiliki nama asli Hansel Ferdinand, seorang pemain profesional yang sudah dikenal luas di Indonesia. Ia lahir pada tanggal 28 Agustus tahun 1995 dan akan berusia 25 tahun pada tahun 2020 ini. Hansel Ferdinand merupakan satu-satunya pemain Counter Strike: Global Offensive satu-satunya asal Indonesia yang sukses menjadi anggota tim Gen G.

Hansel “BnTeT” Ferdinand memulai karirnya sebagai pemain Counter Strike: Global Offensive pada tahun 2013 hingga saat ini. Total sudah 7 tahun lamanya ia berkecimpung dalam game strategi tersebut. Hansel lebih sering berperan sebagai Rifler dalam permainannya. Hingga saat ini, total kekayaannya mencapai USD 138.303 selama bermain sebagai pemain profesional Counter Strike: Global Offensive.

Baca Juga :  Kelebihan dan Kekurangan Game Dota 1 &2. Apa bedanya?

1. Memulai Karir Profesional Sejak 2013

Hansel Ferdinand mulai terjun pada game Counter Strike sejak game tersebut masih dalam versi 1.6. Ia terus menekuni kegemarannya dan terjun ke dalam game Counter Strike: Global Offensive sejak tahun 2013. Sama seperti anak Indonesia lainnya, keingannya untuk terjun sebagai pemain profesional dan bergabung ke dalam tim e-sports sempat ditentang oleh kedua orang tuanya.

Setelah mendapat persetujuan dari orang tuanya, Hansel kemudian bergabung bersama tim NXL dan sempat menjadi penguasa di Asia Tenggara. Karirnya bersama tim NXL hanya bertahan selama satu bulan karena ia harus berkuliah. Namun, kegemarannya bermain Counter Strike: Global Offensive tidak lantas menghilang dan kembali terjun dalam game yang membesarkan namanya tersebut.

2. Sempat Berpindah-Pindah Tim

Setelah hanya sempat bertahan selama satu bulan bersama tim NXL, Hansel yang harus kuliah kembali bergabung ke dalam tim Counter Strike: Global Offensive lainnya: Juggernauts asal Jakarta pada tahun 2015. Di sini, ia juga tidak bertahan lama, hanya 2 bulan saja sebelum kemudian dipanggil kembali oleh tim NXL pada tahun 2016.

Baca Juga :  Inilah Cara Membeli UC PUBG Dengan Mudah

Hansel sempat mencicipi kembali berseragam tim NXL dalam kurun waktu cukup lama yakni 10 bulan. Ia lantas berpindah dan bergabung dengan tim Recca Esports selama 3 bulan sebelum bergabung bersama tim TYLOO asal China pada tahun 2017. Di sini, karir BnTeT semakin berkembang dan dilirik oleh tim kuat asal Amerika: Gen G.

3. Bergabung dengan Tim Gen G

Permainannya yang sangat mengagumkan membuatnya dipinang oleh tim kuat: Gen G. Ia menjadi anggota tim Gen G Indonesia satu-satunya mulai awal tahun 2020 ini. BnTeT semakin sukses dengan berhasil membawa tim Gen G menjadi juara dalam kualifikasi dan lolos ke DreamHack Anaheim 2020. Semoga terus berjaya, Hansel “BnTeT” Ferdinand.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here