ESPORTFUN88'

ESPORTSFUN88.COM Belakangan ini, game online semakin populer di kalangan anak-anak. Game online layaknya sudah menjadi teman setia bagi anak-anak setiap harinya. Para orang tua pun semakin resah, karena mulai merasakan dampak negatif game online bagi anak kesayangannya.

Bagi anak-anak, bermain game memang sangat menyenangkan. Game online juga bisa memberi dampak positif pada anak jika dilakukan secara tidak berlebihan. Misalnya, game online akan menghibur anak di kala merasa lelah dan bosan setelah pulang sekolah.

Namun, game online juga bisa membawa dampak buruk jika orang tua tidak bisa mengontrol anak saat bermain game. Akibatnya, anak menjadi kecanduan bermain game online. Jika sudah kecanduan, maka anak menjadi sulit meninggalkan game online-nya.

Untuk para orang tua, sebaiknya jangan biarkan anak menghabiskan waktunya seharian hanya untuk bermain game. Jika tidak, maka akan ada banyak dampak buruk yang dialami oleh anak. Berikut 5 dampak negatif game online bagi anak-anak:

1. Ancaman Gangguan Kesehatan

Kecanduan bermain game online ternyata bisa memicu berbagai penyakit pada anak. Tanpa disadari, anak menjadi malas bergerak. Hanya tangan dan mata saja yang aktif dan fokus bekerja saat bermain game. Sementara bagian tubuh lainnya hanya diam saja.

Beberapa masalah kesehatan yang mengancam, yaitu melemahnya otot serta persendian, obesitas, hingga penurunan penglihatan. Dampak negatif ini mungkin tidak langsung muncul, baru terasa jika sudah melakukan kebiasaan buruk ini selama bertahun-tahun.

2. Prestasi Akademik Menurun

Saat menghabiskan waktu untuk belajar, umumnya anak kan merasa cepat bosan. Hal ini berbeda dengan saat mereka menghabiskan waktu untuk bermain game online. Tidak ada rasa bosan, sehingga betah bermain game selama berjam-jam.

Dampak negatif game online ini akan membuat anak menjadi malas belajar dan kurang fokus saat menyerap pelajaran di sekolah. Bahkan, beberapa anak jadi berani untuk bolos sekolah demi game online. Akibatnya, prestasi akademik di sekolah pun semakin menurun.

3. Kurang Peka Terhadap Lingkungan Sekitar

Anak yang kecanduan game online, biasanya lebih memilih untuk menghabiskan waktu dengan bermain game dibandingkan berinteraksi dengan teman-teman atau keluarganya. Hal ini tentu berdampak buruk bagi kehidupan sosial anak di kemudian hari.

Pasalnya, anak lebih suka berinteraksi dengan dunia digital dibandingkan dunia nyata. Akhirnya, anak menjadi bersifat anti sosial yang ditandai dengan selalu menghindar atau menarik diri dari interaksi sosial dengan siapa pun.

4. Berperilaku Agresif

Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak sekali jenis game online yang menampilkan adegan kekerasan atau perkelahian. Tanpa disadari, hal ini akan terserap pada kehidupan sehari-hari anak. Mereka menjadi lebih mudah tersinggung dan marah-marah.

Anak yang kecanduan game online akan berperilaku agresif saat dilarang bermain game oleh orang tuanya. Hal ini karena mereka selalu menomorsatukan hasrat untuk menuntaskan game online yang sedang dimainkan. Bahkan, anak juga bisa agresif terhadap orang lain.

5. Ancaman Gangguan Mental

Jika anak-anak sudah kecanduan game dengan tingkat yang sangat parah, maka mereka tidak bisa lagi untuk mengendalikan hasrat untuk bermain game. Akhirnya, anak akan menghabiskan waktu selama berjam-jam bahkan seharian untuk bermain game.

Kabar buruknya, kondisi ini bisa mengarah pada gangguan mental dan perkembangan saraf anak. Bahkan, para pakar kesehatan sepakat bahwa kecanduan game online bisa mengakibatkan dampak negatif layaknya kecanduan alkohol dan obat terlarang.

Dampak negatif game online memang sangat mengerikan. Untuk itu, sudah menjadi kewajiban bagi orang tua untuk mengawasi anak saat bermain game online. Bermain game boleh saja, namun porsi waktunya tidak boleh berlebihan.

Baca Juga :  Main PUBG Bikin Untung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here